BGN Respons Keluhan Siswa, Variasi Menu Sekolah di Tolitoli Kini Boleh Pakai Ikan
Dok: Istimewa.
Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) Tolitoli mulai memberikan kelonggaran bagi sekolah dalam menyajikan menu berbahan dasar ikan, setelah beberapa bulan terakhir siswa mengeluhkan kejenuhan akibat menu yang didominasi ayam dan telur. Kebijakan ini diambil untuk memastikan kebutuhan gizi tetap terpenuhi, namun dengan pilihan makanan yang lebih bervariasi dan sesuai selera siswa.
Koordinator Wilayah BGN Tolitoli, Fauzi Halim, menyampaikan bahwa keputusan tersebut dibuat setelah evaluasi menyeluruh mengenai keamanan pangan. Selama ini, BGN cenderung membatasi penggunaan ikan karena khawatir risiko keracunan dan alergi pada siswa. Namun, beberapa jenis ikan kini dinyatakan aman.
“Sekarang sudah bisa menggunakan ikan, tapi terbatas pada jenis ikan rumah atau katombo. Untuk ikan cakalang masih kami tahan karena ada pertimbangan tertentu,” ujar Fauzi di Tolitoli.
Kebijakan baru ini mendapat respons positif dari siswa. Seorang pelajar SMA mengaku sering merasa bosan karena menu sekolah hampir tidak pernah berubah. “Kadang kami tidak makan karena bosan. Terlalu sering ayam dan telur,” ungkapnya.
Di sisi lain, pengelola dapur sekolah menuturkan bahwa selama ini mereka hanya mengikuti arahan yang diberikan oleh BGN sehingga ruang improvisasi menjadi sangat terbatas. Menurutnya, penggunaan daging sebagai alternatif pun sulit dilakukan karena harga daging di Tolitoli dinilai tidak sesuai dengan anggaran yang tersedia.
“Daging memang sulit untuk kami gunakan. Harganya tidak memungkinkan,” jelasnya.
Dengan diberlakukannya izin penggunaan beberapa jenis ikan, sekolah diharapkan dapat menyajikan pilihan menu yang lebih segar, bergizi, dan tetap aman dikonsumsi. BGN menegaskan bahwa pengawasan tetap dilakukan agar setiap variasi menu tetap berada dalam koridor standar keamanan pangan yang berlaku. Kebijakan ini menjadi langkah penting untuk menjaga nafsu makan siswa sekaligus memastikan program gizi berjalan lebih efektif di lapangan.


